DOS & DONTS: 5 FACIAL CLEANSER -

October 18, 2019

Facial cleanser pada dasarnya adalah rutinitas yang wajib dilakukan sebagai langkah awal untuk merawat kulit wajah. Menggunakan pembersih wajah memang tidak bisa sembarangan pakai. Sebelum mengaplikasikan facial serum, moisturizer, eye cream, dan makeup, ada baiknya kamu melakukan pembersihan wajah dahulu untuk mengangkat sisa-sisa kotoran di wajah. Meskipun ini merupakan langkah perawatan kulit yang cukup sederhana, sebenarnya ada beberapa teknik yang perlu diperhatikan. Ini dia lima langkah dos and don’t’s tentang facial cleanser yang harus kamu perhatikan sebelum kamu melanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu mengaplikasikan skin care dan mulai untuk ber-makeup. 

Dos:

1. Memilih cleanser sesuai jenis kulit

Tidak semua pembersih mengandung ingredient yang sama. Beberapa produk kecantikan memang ada yang menjelaskan bahwa produk tersebut bisa diaplikasikan ke semua jenis kulit. Namun, pada nyatanya jenis kulit setiap orang berbeda-beda dan memiliki kecocokan tertentu terhadap skin care yang digunakannya. Pemakaian cleanser di pagi dan malam hari merupakan rutinitas yang wajib dipenuhi sebelum dilanjutkan dengan pengaplikasian produk perawatan kulit wajah lainnya. Oleh karena itu, ada baiknya cukup menggunakan satu produk cleanser yang sesuai dengan jenis kulit.

2. Hindari cleanser yang mengandung wewangian

Tidak sedikit wanita dengan kulit sensitif akan menghasilkan reaksi yang fatal ketika kulitnya menyerap kandungan “synthetic perfumes”. Hal ini telah menjadi penyebab alergi nomor satu bagi para wanita yang memiliki kulit sensitif terhadap wewangian. Ada baiknya jika memerhatikan ingredient list pada kemasan sebelum membeli dan hindari produk yang mengandung fragrance tertentu yang dapat bereaksi negatif pada kulit.

3. Basahi tangan dan wajah sebagai langkah awal

Sebelum mengaplikasikan facial cleanser, sebaiknya basahi terlebih dahulu tangan dan wajah dengan menggunakan air hangat. Air hangat akan membantu membuka pori-pori wajah sehingga cleanser akan terserap secara maksimal pada jaringan kulit.

4. Cleansing massage

Gunakan waktu rutinitas cleansing sebagai kesempatan untuk memanjakan diri sendiri. Dengan ujung-ujung jari, pijat wajah secara perlahan. Lakukan gerakan memutar saat memijat wajah, karena akan membantu penyerapan cleanser secara sempurna.

5. Aplikasikan moisturizer setelah pemakaian cleanser 

Setelah membersihkan wajah, segeralah memakai alcohol-free toner, serum dan moisturizer. Pemakaian pelembab setelah membersihkan wajah akan membuat kulit semakin glowing dan tampak terasa lebih kenyal. Pastikan langsung memakai pelembab dalam waktu satu menit setelah membersihkan wajah atau kulit akan langsung dehidrasi. Suhu ruangan di sekitar akan menahan dan menarik efek lembab keluar dari kulit.

Dont’s:

1. Cleanse with dirty hands 

Jangan sentuh kulit wajah dengan tangan yang belum dibersihkan. Tindakan sederhana ini akan mencegah bakteri jahat yang ada di tangan pindah ke wajah.

2. Be rough with face 

Yang dimaksudkan perawatan kulit wajah yang baik adalah menjaga kulit tanpa harus melakukan tindakan yang bisa merusak wajah. Oleh karena itu, menyeka atau menggosok wajah harus dilakukan dengan perlahan ketika sedang membersihkan wajah.

3. Jangan gunakan cleanser yang membuat kulit menjadi kering 

Masih banyak foam dan gel cleanser yang diformulasikan dengan bahan berupa sodium lauryl sulfae atau ammonium laureth Sulfate. Kandungan kimia ini dikenal sebagai surfactants, yaitu zat yang mengurangi cairan pada permukaan jaringan. Tapi, setelah diketahui ternyata zat tersebut melakukan reaksi yang tidak terlalu baik bagi kulit wajah. Saat menggunakan cleanser dengan kandungan tersebut, zat asam tersebut akan menarik keluar air dari wajah sehingga dapat menyebabkan dehidrasi pada kulit. Disarankan untuk menggunakan cleansing lotion atau gel cleanser yang tidak mengandung kimia agar kulit yang tampak kering terminimalisir dari risiko yang berbahaya. Perhatikan keterangan pada kemasan produk dengan tanda “sulfate-free”.

4. Hindari penggunaan bar soap dan cleansing wipes 

Semahal apapun harganya sebaiknya hindari menggunakan sabun batangan, karena mengandung pH tinggi yang efeknya tidak baik untuk kulit wajah. Jika menggunakan produk dengan pH tinggi pada wajah, secara otomatis akan menarik air dari kulit wajah. Sedangkan wajah sangat membutuhkan air yang baik bagi sel kulit. Sedangkan, cleansing wipes hanya bertugas menghilangkan kotoran sementara dan tidak akan bekerja secara maksimal untuk membersihkan wajah.

5. Stop memakai cleansing oil atau cleansing balm 

Balm dan cleansing oil memiliki molekul yang besar yang dapat mencegah kandungan produk tidak dapat diserap secara baik oleh kulit wajah. Oleh karena itu, pilih cleanser sebijak mungkin. Meskipun murah, belum tentu produk tersebut memiliki efek yang bagus dan jangan membeli facial cleanser dengan kualitas yang rendah.