Beauties, setelah memahami betapa pentingnya melindungi kulit dari sinar UV, saatnya kenali jenis sunscreen yang paling cocok untuk kulitmu.

Setiap sunscreen punya cara kerja dan tekstur berbeda. Jadi, dengan memahami perbedaannya, kamu bisa menemukan perlindungan yang efektif untuk kulitmu.

Yuk, simak artikel ini sampai selesai agar kamu bisa pilih sunscreen terbaik untuk kulit sehatmu setiap hari!

Jenis-Jenis Sunscreen

Agar lebih mudah dipahami, mari kenali satu per satu jenis sunscreen yang umum digunakan.

1. Chemical Sunscreen

Chemical sunscreen bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas agar tidak merusak kulit. Jenis ini biasanya mengandung bahan seperti avobenzone, oxybenzone, atau octocrylene. Teksturnya yang ringan dan mudah menyerap, membuat chemical sunscreen sering jadi pilihan untuk penggunaan harian.

Kelebihan dari chemical sunscreen, yakni:
• Teksturnya ringan dan tidak meninggalkan white cast.
• Cocok digunakan sebelum makeup.
• Memberikan hasil akhir yang natural dan lembap.

Selain memiliki kelebihan, kekurangan dari chemical sunscreen, antara lain:
• Memerlukan waktu sekitar 15–20 menit sebelum perlindungan bekerja secara optimal.
• Tidak selalu cocok untuk kulit sensitif karena beberapa kandungannya bisa memicu iritasi ringan.

Chemical sunscreen paling cocok untuk kamu yang memiliki kulit normal hingga berminyak dan sering beraktivitas di dalam ruangan.

2. Physical Sunscreen

Setelah membahas tentang chemical sunscreen, kamu perlu mengetahui jenis sunscreen lainnya, yaitu physical sunscreen. Jenis sunscreen ini bekerja dengan memantulkan sinar UV agar tidak menembus kulit. Kandungan di dalamnya terdiri dari zinc oxide atau titanium dioxide.

Kelebihan dari physical sunscreen, meliputi:
• Memberikan perlindungan segera setelah diaplikasikan.
• Aman bagi kulit sensitif karena minim risiko iritasi.
• Efektif melindungi dari sinar UVA dan UVB secara bersamaan.

Sementara kekurangan dari physical sunscreen, antara lain:
• Teksturnya cenderung lebih thick.
• Bisa meninggalkan white cast kalau tidak diratakan dengan baik.

Physical sunscreen cocok untuk kamu yang memiliki kulit sensitif atau kering, serta sering terpapar sinar matahari langsung.

3. Hybrid Sunscreen

Jenis sunscreen berikutnya adalah hybrid sunscreen. Produk ini mengombinasikan bahan aktif dari chemical dan physical sunscreen sehingga mampu memberikan perlindungan lebih optimal dari sinar UVA dan UVB. Teksturnya dibuat ringan agar nyaman dipakai sehari-hari. Dengan formula ini, kulit tetap terlindungi tanpa terasa berat atau lengket.

Kelebihannya, antara lain:
• Memberikan perlindungan broad spectrum terhadap UVA dan UVB.
• Teksturnya ringan dan mudah diratakan sehingga nyaman untuk semua jenis kulit.
• Risiko iritasi lebih rendah dibanding chemical sunscreen dan cocok digunakan untuk kulit sensitif.
• Bisa dipakai sebelum makeup karena cepat menyerap dan tidak lengket.

Namun, ada beberapa kekurangan, yaitu:
• Beberapa jenis hybrid sunscreen masih bisa meninggalkan sedikit white cast pada kulit tertentu.
• Harganya biasanya lebih tinggi dibanding sunscreen biasa karena formulanya lebih kompleks..

Hybrid sunscreen cocok untuk kamu yang ingin perlindungan kulit menyeluruh. Produk ini tetap nyaman digunakan setiap hari, baik untuk aktivitas di dalam maupun di luar ruangan.

Cara Memilih Jenis Sunscreen yang Tepat

Memilih sunscreen tidak hanya tentang angka SPF, tapi juga kenyamanan dan kebutuhan kulitmu. Supaya kulit tetap terlindungi dan nyaman, sesuaikan jenis dan formula sunscreen dengan tipe kulitmu. Berikut cara memilih jenis sunscreen yang tepat untuk kulitmu.

• Kulit berminyak: Pilih sunscreen yang oil-free atau gel-based agar wajah tidak terlihat lebih mengilap.
• Kulit kering: Gunakan sunscreen yang mengandung pelembap seperti hyaluronic acid atau ceramide untuk menjaga kelembapan kulit.
• Kulit sensitif: Jenis physical sunscreen yang teksturnya lembut serta bebas alkohol dan pewangi lebih aman digunakan.
• Kulit kombinasi: Jenis hybrid sunscreen bisa jadi pilihan tepat karena teksturnya ringan dan mampu menjaga kulit tetap lembap.

Selain memperhatikan jenis sunscreen untuk kebutuhan kulitmu, sesuaikan juga angka SPF sunscreen dengan aktivitasmu, ya. Untuk aktivitas di dalam ruangan, pilihlah SPF 30. Sedangkan, untuk aktivitas di luar ruangan, kamu bisa memilih SPF 50 dengan PA+++ agar melindungi kulit secara maksimal..

Kesalahan Umum Saat Memilih Sunscreen

Beauties, banyak orang masih salah mengenai sunscreen karena hanya berfokus pada angka SPF. Padahal, SPF tinggi belum tentu efektif kalau formulanya tidak cocok dengan kulitmu.

Pilihlah sunscreen yang nyaman dipakai dan tidak menimbulkan iritasi. Hindari memilih sunscreen hanya karena klaim viral atau kemasannya menarik. Pilihlah produk yang sesuai dengan jenis kulit, teksturnya ringan, dan tidak menimbulkan white cast.

Gunakan Sunscreen dengan Cara yang Tepat

Apapun jenis sunscreen yang kamu pilih, hasilnya hanya akan optimal kalau kamu menggunakannya dengan benar. Gunakan sunscreen setiap pagi di tahap akhir skincare, dan reapply sunscreen setiap 2–3 jam. Jangan lupa untuk mengaplikasikan sunscreen di area leher, telinga, dan punggung tangan ya, Beauties.

 

Kalau kamu ingin tahu kesalahan kecil yang bisa membuat sunscreen tidak bekerja maksimal, baca artikel tentang [kesalahan dalam memakai sunscreen]. Dengan mempelajarinya, kamu bisa memperbaiki cara pakai sunscreen yang tepat sehingga kulit terlindungi sepanjang hari.

Seorang perempuan memegang physical sunscreen dari Wardah

Recommended For You

Last Articles

  ×