Kolagen adalah pondasi utama kulit agar tetap kenyal, kuat, dan awet muda. Sayangnya, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa merusaknya. Jika produksi kolagen terganggu, kulit akan lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan seperti kendur, garis halus, dan kehilangan elastisitas.
Supaya kamu bisa menjaga kolagen sejak dini, penting banget untuk tahu apa saja kebiasaan yang sebaiknya dihentikan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Kolagen adalah protein utama yang menyusun 70–80% struktur kulit. Fungsinya adalah menjaga kulit tetap kencang, lembap, dan elastis. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi kolagen akan menurun secara alami dan beberapa kebiasaan buruk bisa mempercepat proses ini, lho, Beauties. Berikut kebiasan buruk yang perlu kamu hindari agar produk kolagen tidak cepat menurun.
Paparan sinar UV adalah salah satu penyebab utama kerusakan kolagen. Radiasi UV dapat menembus lapisan kulit dan merusak struktur kolagen secara langsung, yang kemudian menyebabkan kulit lebih cepat kendur dan muncul kerutan.
Solusi: Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, bahkan saat mendung atau berada di dalam ruangan dengan paparan sinar matahari tidak langsung agar kulit wajah tetap terlindungi.
Saat tidur, tubuh melakukan regenerasi sel termasuk pembentukan kolagen. Jika kamu sering tidur larut atau kurang tidur dari 6 jam, proses ini dapat terganggu sehingga mengakibatkan regenerasi sel kulit jadi terhambat.
Solusi: Pastikan tidur cukup 7–9 jam setiap malam agar kulit punya waktu memperbaiki dirinya.
Gula bisa memicu proses glikasi, yaitu kondisi di mana molekul gula menempel pada kolagen dan membuatnya kaku serta mudah rusak. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitas dan tampak lebih tua.
Solusi: Kurangi makanan manis olahan dan perbanyak konsumsi buah segar sebagai alternatif sehat.
Rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia yang merusak kolagen dan elastin. Selain itu, merokok juga mempersempit pembuluh darah, mengurangi suplai oksigen dan nutrisi ke kulit.
Solusi: Berhenti merokok adalah langkah terbaik untuk kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.
Kurangnya asupan protein, Vitamin C, dan antioksidan dapat menghambat produksi kolagen. Kulit pun jadi lebih kusam dan rentan terhadap penuaan dini.
Solusi: Perbanyak konsumsi makanan tinggi protein (seperti, ikan dan telur), buah berwarna cerah, dan sayuran hijau untuk mendukung produksi kolagen alami.
Stres dapat memicu hormon kortisol yang bisa mempercepat degradasi kolagen dan memperlambat proses regenerasi kulit.
Solusi: Lakukan manajemen stres seperti meditasi, olahraga ringan, journaling, atau aktivitas yang kamu sukai untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik.
Kulit yang kering dan dehidrasi lebih rentan mengalami kerusakan struktur kolagen. Kurangnya cairan juga membuat kulit tampak kusam dan elastisitasnya pun menurun.
Solusi: Minum air putih minimal 2 liter per hari dan gunakan pelembap Wardah Recombinant Collagen Moisturizer untuk menjaga hidrasi kulit secara optimal.
Menjaga kolagen bukan soal skincare saja, tapi juga gaya hidup yang sehat dan seimbang. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk di atas, kamu bisa menjaga kulit tetap sehat, kencang, dan glowing lebih lama, Beauties.
Kalau kamu ingin tahu seberapa besar pengaruh kolagen terhadap penampilan kulitmu, yuk baca juga artikel tentang manfaat kolagen untuk kulit wajah agar makin semangat menjaga keseimbangan kolagen dari sekarang!