Beauties, kamu mungkin pernah mengalami kulit memerah dan terasa panas setelah terlalu lama di bawah matahari, bukan? Rasanya memang sangat tidak nyaman dan kadang membuat aktivitasmu menjadi terganggu. Kondisi seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa jadi tanda awal sunburn yang sedang bekerja di bawah permukaan kulit.
Terkadang, meski sudah memakai sunscreen, kulit menggelap atau terasa lebih sensitif setelah beraktivitas di luar ruangan. Perlindungan yang kurang tepat tetap membuat risiko sunburn menjadi lebih tinggi.
Yuk, simak bahaya sunburn dan pencegahannya di artikel ini
Sunburn bukan sekadar kemerahan di permukaan kulit. Ada proses peradangan yang terjadi di dalam kulit ketika terpapar sinar UV terlalu lama. Dampaknya bisa muncul dalam jangka pendek maupun panjang, lho!
Dampak sunburn dalam jangka pendek, yaitu menyebabkan kulit perih, panas, dan mengalami iritasi. Kondisi ini bisa berkembang menjadi pembengkakan, rasa nyeri, bahkan kulit melepuh kalau kulit terpapar sinar UV terlalu intens. Hal ini terjadi karena sel kulit sedang berusaha memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh sinar UV.
Selain itu, dampak sunburn dalam jangka panjang dapat menyebabkan kulit kusam dan munculnya hiperpigmentasi. Sinar UV memicu produksi melanin berlebihan sehingga area tertentu tampak lebih gelap. Paparan yang berulang juga mempercepat munculnya garis halus yang membuat kulit tampak lebih tua dari usia sebenarnya.
Setiap orang berisiko mengalami sunburn, tapi ada beberapa kondisi yang membuat kulit lebih mudah terbakar matahari.
Kondisi cuaca yang sangat panas membuat intensitas sinar UV meningkat. Saat matahari berada pada titik tertinggi, kulit lebih rentan mengalami peradangan. Aktivitas luar ruangan dalam waktu lama juga berpengaruh karena kulit terus terpapar UV tanpa jeda.
Kulit yang sensitif juga lebih mudah terkena sunburn. Misalnya, kalau kulitmu mudah memerah atau cepat iritasi, paparan UV singkat pun dapat memicu reaksi. Selain itu, penggunaan sunscreen yang tidak sesuai kebutuhan dapat membuat kulit rentan terbakar.
Selain itu, keringat juga bisa membuat sunscreen lebih cepat luntur. Dampaknya, perlindungan kulit berkurang dan risiko sunburn meningkat saat kamu beraktivitas di luar ruangan.
Ada beberapa cara yang bisa membantu melindungi kulit dari bahaya sunburn. Pencegahan yang tepat membantu kulit tetap sehat dan terhindar dari kerusakan lebih dalam.
Setelah memahami bahaya dan cara mencegah sunburn, kamu bisa mulai memperbaiki kondisi kulit yang telanjur iritasi, ya. Perawatan yang tepat membantu mempercepat pemulihan kulit yang perih dan memerah.
Untuk cara merawat kulit lebih lengkapnya, kamu bisa membaca artikel kandungan skincare untuk meredakan sunburn sehingga kamu mengetahui bahan yang mampu menenangkan kulit setelah terbakar matahari.