Beauties, pernahkah kamu mengalami kondisi ketika sudah pakai concealer, tetapi hasilnya masih terlihat abu-abu, terlalu tebal, atau malah menumpuk di garis halus? Padahal, tujuan kamu memakai concealer adalah ingin menutup bekas jerawat atau lingkar hitam dengan rapi. Nah, hal ini sering terjadi bukan karena produknya jelek, Beauties. Mungkin cara kamu memilih concealer belum sesuai dengan kebutuhan kulit.

Penting banget bagi kamu untuk memahami cara memilih concealer agar produknya tepat dan hasil makeup-nya juga lebih natural. Yuk, kita bahas lebih detail langkah-langkah memilih concealer dari fungsi, tekstur, sampai shade-nya. Simak sampai akhir, ya, Beauties!

Tentukan Area Wajah yang Ingin Ditutupi

Langkah pertama untuk memilih concealer adalah mengetahui area wajah mana yang paling membutuhkan coverage. Setiap area punya karakteristik berbeda sehingga butuh pendekatan yang berbeda. Dengan mengetahui fokus penggunaannya, kamu bisa lebih mudah menentukan jenis concealer yang tepat. 

Concealer untuk bawah mata sebaiknya terasa ringan dan mudah diratakan agar tidak masuk ke garis halus. Sementara itu, untuk bekas jerawat atau noda hitam, gunakan concealer dengan coverage lebih tinggi agar hasilnya lebih maksimal.

Pilih Tekstur Concealer Sesuai Kebutuhan Kulit

Tekstur concealer sangat memengaruhi hasil akhir makeup. Concealer cair biasanya terasa lebih ringan dan mudah dibaurkan sehingga cocok untuk pemakaian sehari-hari. Tekstur ini juga nyaman digunakan di area bawah mata karena tidak terasa berat.

Concealer cair seperti Lightening Liquid Concealer sering dipilih karena mudah menyatu dengan base makeup. Coveragenya medium to high dengan formula ekstra ringan di kulit. Tampilan kamu bakal lebih fresh, flawless, dan natural seharian tanpa creasing.

Sebaliknya, untuk kebutuhan coverage ekstra, pilih concealer dengan tekstur yang sedikit lebih creamy. Concealer jenis ini bisa membantu menutup noda di wajah dengan lebih baik.

Sesuaikan Shade Concealer dengan Warna Kulit

Pemilihan shade menjadi kunci agar concealer terlihat menyatu dengan kulit. Shade yang terlalu terang bisa membuat area tertentu tampak abu-abu, sedangkan shade terlalu gelap akan terlihat kontras.

Beauties, untuk menutup noda atau bekas jerawat, pilih shade yang mendekati warna kulit asli. Sementara untuk bawah mata, shade sedikit lebih terang bisa membantu memberikan kesan wajah lebih segar, asalkan tidak berlebihan. Coba shade di area rahang atau bawah mata untuk membantu memastikan hasilnya lebih natural.

Perhatikan Undertone agar Concealer Tidak Abu-Abu

Selain warna kulit, undertone juga berpengaruh pada hasil concealer. Undertone warm biasanya cocok dengan nuansa kekuningan, sementara cool lebih pas dengan nuansa pink. Nah, kalau undertone kamu netral, biasanya lebih fleksibel dalam memilih shade. Dengan memahami undertone, concealer akan lebih menyatu bersama foundation dan bedak. Hasilnya, makeup terlihat lebih rapi tanpa kesan belang.

Gunakan Concealer Secukupnya untuk Hasil Natural

Kesalahan umum saat memakai concealer adalah langsung mengaplikasikan terlalu banyak produk. Ini justru membuat area tertentu terlihat berat dan mudah crack. Sebaiknya gunakan sedikit demi sedikit, lalu ratakan dengan teknik menepuk.

Cara ini membantu concealer menyatu dengan kulit dan memberikan coverage yang lebih halus. Teknik yang tepat sering kali sama pentingnya dengan produk yang digunakan.

Kunci Mendapatkan Concealer yang Paling Sesuai

Pada akhirnya, cara memilih concealer adalah soal memahami kebutuhan kulit dan hasil makeup yang diinginkan. Dengan menentukan area penggunaan, tekstur, dan shade yang tepat, concealer bisa menjadi solusi praktis untuk tampilan wajah yang lebih rapi.

Ingin melihat pilihan concealer yang cocok untuk berbagai kebutuhan? Yuk, lanjut membaca artikel rekomendasi concealer Wardah untuk menemukan produk yang paling sesuai dengan rutinitas makeup kamu.

Cara Memilih Concealer

Recommended For You

Last Articles

  ×