Beauties, setelah memahami perbedaan AHA dan BHA, rasa penasaran biasanya berlanjut ke satu hal penting, “Bolehkah bahan ini dikombinasikan dengan active ingredients lain?” Harapannya tentu agar hasil perawatan kulit wajah menjadi lebih optimal, mulai dari kulit terasa lebih halus, tampak cerah, hingga pori-pori terlihat lebih bersih. Namun di balik itu, kekhawatiran akan rasa perih atau kondisi over-exfoliation juga sering muncul.
Perlu dipahami bahwa tidak semua bahan aktif aman digunakan bersamaan dengan AHA atau BHA. Karena itulah, memahami kombinasi AHA BHA dengan bahan lain menjadi langkah penting agar rutinitas skincare tetap aman, nyaman, dan memberi hasil yang optimal.
Agar kamu bisa mengetahui kombinasi bahan lain yang cocok dipadukan dengan AHA dan BHA, baca artikel sampai selesai, ya!
AHA dan BHA sama-sama termasuk bahan eksfoliasi aktif yang bekerja mengangkat sel kulit mati, meski dengan mekanisme yang berbeda.
Nah, Beauties, karena sifatnya cukup kuat, penggunaan AHA atau BHA bersamaan dengan bahan lain perlu dilakukan secara bijak. Kombinasi yang kurang tepat bisa membuat kulit terasa kering, perih, atau kemerahan.
Sebaliknya, kalau dipadukan dengan bahan yang sesuai, hasil perawatan justru bisa terasa lebih optimal dan nyaman di kulit.
Berikut beberapa bahan yang relatif lebih aman digunakan bersamaan atau setelah eksfoliasi dengan AHA dan BHA.
Hyaluronic acid berfungsi membantu menjaga kelembapan kulit. Kombinasi ini sering dipilih untuk menetralkan efek eksfoliasi.
Setelah menggunakan AHA atau BHA, kulit biasanya membutuhkan hidrasi ekstra. Hyaluronic acid membantu menjaga kulit tetap lembap, plumpy, dan terasa nyaman. Oleh karena itu, dengan penggunaan kombinasi bahan aktif ini, risiko kulit kering bisa diminimalisir.
Niacinamide dikenal mampu membantu menjaga keseimbangan skin barrier dan membuat tampilan kulit terlihat lebih stabil.
Bahan aktif ini bisa digunakan setelah AHA atau BHA, terutama kalau kulit wajah sudah mulai terbiasa dengan eksfoliasi. Kombinasi ini membantu kulit terasa lebih tenang dan tidak mudah iritasi. Untuk hasil aman dan nyaman, sebaiknya kamu mulai dari konsentrasi yang rendah dan frekuensi penggunaan terbatas, ya.
Ceramide memiliki peran penting dalam menjaga skin barrier. Penggunaan ceramide setelah eksfoliasi membantu memperkuat skin barrier sehingga kulit terasa lebih nyaman dan tidak mudah kehilangan kelembapannya. Kombinasi ini cocok untuk perawatan kulit jangka panjang, terutama untuk kulit yang sering terpapar bahan aktif.
Di sisi lain, ada bahan aktif yang sebaiknya tidak digunakan bersamaan dalam satu waktu dengan AHA atau BHA.
Kombinasi AHA dan BHA dengan retinol atau vitamin C berkadar tinggi sebaiknya diberi jeda, misalnya digunakan di hari berbeda. Cara ini tentunya akan membantu mengurangi risiko iritasi dan memberi waktu kulit untuk beradaptasi.
Agar penggunaan bahan aktif tetap aman, ada beberapa cara yang bisa diterapkan, lho!
Perhatikan selalu reaksi kulit setelah pemakaian bahan aktif AHA, BHA, dengan bahan lain. Kamu bisa mulai menggunakan kombinasi bahan aktif ini dari frekuensi rendah, lalu tingkatkan secara bertahap sesuai toleransi kulit wajahmu.
Selain itu, penggunaan pelembap dan sunscreen secara rutin sangat penting, terutama setelah kamu melakukan eksfoliasi. Dengan cara ini, kulit wajahmu tetap terlindungi dari paparan sinar matahari dan terhindar dari iritasi.
Kombinasi AHA BHA dengan bahan lain bisa memberikan hasil yang lebih optimal kalau dilakukan dengan cara yang tepat. Kuncinya bukan pada banyaknya bahan aktif yang digunakan, melainkan pada keseimbangan dan konsistensi perawatan kulit.
Beauties, kalau kamu ingin memahami urutan dan cara penggunaan AHA secara lebih detail, kamu bisa melanjutkan membaca artikel cara menggunakan AHA. Dengan begitu, proses eksfoliasi dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan kulit wajahmu.